admin Membahas dengan sederhana rumus-rumus yang ada di matematika dan finansial - Bagi Aja

Manfaat dan Cara Mendapat Rekening Dana Nasabah (RDN)

3 min read

RDN

Berikut penjelasan singkat apa itu RDN?, Pengertian, Tujuan Manfaat dan Cara Mendapat Rekening Dana Nasabah (RDN)

Saat ini dunia saham semakin banyak diminati. Tak heran jika banyak orang mulai terjun dan mendalaminya. Melansir laman wartaekonomi.co.id, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat ada kenaikan transaksi dari investor domestik pasar saham di Tanah Air. Selama periode 2020, jumlah investor bertambah 30% daripada 2019.

Hal ini juga dipengaruhi dampak pandemic covid-19 sehingga banyak orang mencari alternatif pemasukan tambahan salah satunya dengan terjun mulai berinvestasi saham atau pasar modal.

PHP Dev Cloud Hosting

Tetapi yang harus jadi perhatian, jangan sembarang. Perlu pemahaman tentang investasi ini termasuk istilah-istilah di dalamnya. Salah satunya yang akan dibahas kali ini yaitu RDN atau Rekening Dana Nasabah.

Pernah mendengar istilah kata RDN? Bagi kamu yang sudah bermain saham pasti tidak asing lagi.

Secara umum fungsi RDN tidak jauh berbeda seperti rekening pada umumnya. Hanya saja, kamu tidak bisa membuka RDN ini di sembarang bank, hanya bank-bank tertentu saja yang dapat memfasilitasinya.

Pengertian Rekening Dana Nasabah (RDN) Adalah

Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik yang dibuat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendefinisikan RDN adalah:

Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

“Rekening dana atas nama nasabah di Bank RDN yang ditunjuk oleh Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, yang diadministrasikan oleh Perantara Pedagang Efek berdasarkan kuasa atau instruksi dari nasabah.”

Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah rekening dana atas nama Nasabah (kamu), yang dibuka oleh Perantara Pedagang Efek (misalnya Ajaib). Sesuai peraturan perundang-undangan ada yang berlaku, RDN dapat digunakan untuk berjual beli saham di pasar modal.

Seperti dompet digital, kamu perlu setor (top-up) RDN untuk memulai berinvestasi. Semua transaksi jual dan beli akan menggunakan RDN sebagai sumber dana. Nantinya, jika kamu ingin menarik keuntungan investasi, kamu harus menarik (withdraw) dari RDN ke rekening kamu.

Jika menjadi nasabah RDN, kamu bisa memonitor saldo secara langsung karena pencatatan dana Nasabah di Bank terpisah dengan pencatatan dana di Perusahaan Efek. Poin plus-nya lagi, setiap bulan kamu akan dikirimkan mutasi rekening melalui rekening koran elektronik (eStatement).

Tujuan Rekening Dana Nasabah (RDN)

RDN dibuat untuk proses transaksi saham di pasar modal, dengan kata lain untuk membeli surat berharga yang satu ini.

Contohnya, kamu berencana membeli saham melalui sekuritas Z. Lalu bagaimana cara kamu membayarnya? Nah, caranya kamu perlu membayar melalui RDN. Caranya, cukup memasukan uang ke dalam akun RDN kamu, yang telah terhubung ke sekuritas.

RDN juga merupakan sub rekening efek yang dimaksudkan untuk menjamin keamanan untuk investor. Jadi RDN juga penting dalam berinvestasi saham supaya transaksi berjalan lancar dan aman.

Ketentuan Rekening Dana Nasabah (RDN)

Sampai sini apakah RDN ini cukup dipahami? Nah, jangan berhenti dulu menggali informasi karena kamu perlu mengetahui tentang ketentuan RDN ini.

Melansir laman akseleran.co.id, sebagai rekening yang menjembatani transaksi di pasar modal, maka partisipan sebagai perantara pedagang efek wajib mengadministrasikan RDN dengan beberapa ketentuan di bawah ini:

  1. Partisipan yang juga sebagai perantara pedagang efek wajib menyimpan dana milik nasabah untuk kepentingan yang berkaitan transaksi efek nasabah dalam RDN sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Penyetoran dana nasabah untuk keperluan transaksi efek atau pemberian hak-hak nasabah dalam bentuk dana yang diperoleh dari corporate action. Hal ini hukumnya wajib dilakukan oleh partisipan yang merupakan perantara pedagang efek melalui RDN. Namun, tetap terdapat pengecualian jika ada ketentuan lainnya dalam perundang-undangan pada sektor pasar modal.

Membuka Rekening Dana Nasabah (RDN)

Jika saat ini kamu berencana untuk membuka RDN maka berbahagialah. Sebab, OJK telah meresmikan suatu program simplifikasi pembukaan rekening efek dan rekening dana nasabah secara elektronik pada 28 Maret 2019.

Sehingga, pembukaan rekening efek dan RDN dapat diproses dengan lebih cepat. Hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit saja. Tidak seperti sebelumnya yang bisa memakan waktu hingga dua minggu. Cukup lama, bukan?

Meskipun proses pembukaan RDN ini terbilang ekspres karena lebih cepat dan efisien, bukan berarti mengesampingkan sisi keamanan ya. Tenang, tingkat keamanan dalam transaksinya tetap terjaga kok.

Mengenai ketentuan program ini secara tertulis juga diatur oleh OJK dalam Surat Edaran OJK dengan nomor 6/SEOJK.04/2019 dijelaskan mengenai pedoman pembukaan rekening efek nasabah serta RDN secara elektronik melalui perusahaan efek dimana kegiatan usaha mereka adalah menjadi perantara untuk para pedagang efek.

Adanya SEOJK ini membuat banyak perusahaan efek memberikan pelayanan untuk membuka rekening efek dan RDN lebih menjangkau ke berbagai pelosok wilayah.

Sehingga melalui program penyederhanaan juga diharapkan dapat memperluas jangkauan perusahaan sehingga tidak hanya berfokus kepada pelayanan di kota besar saja.

Bank Administrator RDN

Seperti yang telah disampaikan di awal, bahwa RDN ini memiliki perbedaan dengan rekening pada umumnya. Selain pemegang RDN tidak memiliki kartu ataupun buku rekening, kamu tidak bisa membuka RDN di sembarang bank.

Dalam Pedoman Pembukaan Rekening Efek Nasabah dan Rekening Dana Nasabah Secara Elektronik yang dibuat OJK, Bank Rekening Dana Nasabah yang selanjutnya disebut Bank RDN adalah bank yang telah mendapatkan persetujuan dari Lembaga Penyimpanan Penyelesaian sebagai bank administrator RDN.

Melansir Kustodian Sentral Efek Indonesia, terdapat 17 bank di Indonesia yang berhak membuka RDN.

Ketahui Sebelum Berinvestasi

Sebaiknya ketika memutuskan terjun ke hal baru kamu sudah memahami terlebih dulu hal-hal penting yang ada di dalamnya, termasuk ketika berinvestasi saham.

AKamu akan dihadapkan pada berbagai istilah yang sebelumnya mungkin asing di telinga, padahal artinya sangat penting. Jadi, pahami sebelum berinvestasi, supaya memudahkan kamu untuk ‘bermain’ di dunia tersebut.

Sumber : Disnisi

admin Membahas dengan sederhana rumus-rumus yang ada di matematika dan finansial - Bagi Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *